100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan11 halaman

Asam Format

Dokumen tersebut membahas tentang sifat fisika dan kimia, kegunaan, dan proses pembuatan asam format. Asam format merupakan asam organik yang sangat korosif dengan berbagai kegunaan seperti koagulan karet, pewarnaan tekstil, dan pengawetan makanan ternak. Asam format dapat dibuat melalui beberapa proses seperti hidrolisis metil format, sintesis langsung karbon monoksida dengan air, atau oksidasi alkana

Diunggah oleh

DitaMiranda
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online dari Scribd
Unduh sebagai docx, pdf, atau txt
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
1K tayangan11 halaman

Asam Format

Dokumen tersebut membahas tentang sifat fisika dan kimia, kegunaan, dan proses pembuatan asam format. Asam format merupakan asam organik yang sangat korosif dengan berbagai kegunaan seperti koagulan karet, pewarnaan tekstil, dan pengawetan makanan ternak. Asam format dapat dibuat melalui beberapa proses seperti hidrolisis metil format, sintesis langsung karbon monoksida dengan air, atau oksidasi alkana

Diunggah oleh

DitaMiranda
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online dari Scribd
Unduh sebagai docx, pdf, atau txt
Unduh sebagai docx, pdf, atau txt
Anda di halaman 1/ 11

Asam format

Sifat Fisika Asam Formiat Asam semut atau asam formiat atau
asam metanoat, yang memiliki rumus molekul HCOOH,
merupakan turunan pertama Asam karboksilat yang paling kuat
dengan gugus molekul yang paling pendek dibandingkan dengan
asam karboksilat yang lain. Asam formiat termasuk dalam
katagori asam organik lemah, tapi bersifat sangat korosif,
tidak berwarna, mempunyai bau yang menyengat, dapat
menyebabkan iritasi pada mata, hidung, tenggorokan dan dapat
melepuhkan kulit. Asam formiat dapat melarut sempurna dengan
air, aseton,eter, etil asetat, metanol, etanol, dan gliserin. Asam ini
dapat membentuk azeotrop dengan air pada kandungan asam
formiat 67% berat (0,1 bar), 78% berat (1 bar), dan 84% berat (3
bar). Campuran asam formiat dan air memiliki titik eutektik yang
membeku pada suhu 48,5oC dibawah nol dengan komposisi 70%
berat asam formiat.

Kegunaan Asam Formiat Asam formiat memiliki banyak kegunaan


dan digunakan pada berbagai macam industri dan reaksi- reaksi.
Salah satu industri yang sering menggunakan asam formiat
adalah industri karet. Dalam industri karet, asam formiat
digunakan sebagai bahan koagulan untuk meng-koagulasi karet
dari lateks. Kualitas karet yang dihasilkan dengan asam formiat
lebih baik dibandingkan dengan jenis koagulan lainnya. Industri
lain yang menggunakan asam formiat adalah industri tekstil dan
kulit. Pada indi=ustri tekstil, asam formiat digunakan untuk
mengatur pH pada proses pemutihan, pencelupan/ pewarnaan.
Asam formiat merupakan asam yang lebih kuat dari asam asetat
sehingga menghasilkan produk yang lebih baik. Pada industri
kulit, asam formiat digunakan dalam proses penyamakan kulit
yaitu sebagai bahan pembersih zat kapur dan pengatur pH saat
pencelupan. Asam formiat digunakan untuk menetralkan kapur
(deliming) agar kulit menjadi lebih besar dan padat. Asam formiat

merupakan bahan yang mudah menguap sehingga tidak akan


tertinggal pada serat kulit. Asam formiat juga sering digunakan
pada peternakan. Pada peternakan, asam formiat untuk
mengawetkan membunuh bakteri yang terdapat pada makanan
ternak. Apabila disemprotkan pada jerami, asam formiat dapat
menahan proses pembusukan dan membuat makanan ternak
dapat mempertahankan nutrisinya lebih lama. Kegunaankegunaan lain dari asam formiat adalah sebagai berikut: a.
Reagen pada reaksi kimia organik, sebagai sumber gugus formil
dan ion hidrogen. b. Cleaning / disinfection, sebagai bahan produk
pembersih komersial dan disinfektan tong kayu untuk membuat
anggur atau bir. c. Membersihkan logam asam (industri
electroplating) d. Desulfurisasi flue gas, digunakan dalam proses
desulfurisasi SHU (Saarberg-Hoelter-Umwelttlechnik) e. Sebagai
bahan baku dalam industri farmasi f. Sebagai bahan aditif pada
pengeboran minyak Asam format (nama sistematis: asam
metanoat) adalah asam karboksilat yang paling sederhana.
Asam format secara alami terdapat pada antara
lain sengat lebah dan semut. Asam format juga merupakan
senyawa intermediat (senyawa antara) yang penting dalam
banyak sintesis kimia. Rumus kimia asam format dapat dituliskan
sebagai HCOOH atau CH2O2.
Pemakaian asam formiat didalam negeri terutama untuk :
1. Koagulasi Karet Alam
Sebagai koagulan aid yang akan menghasilkan kualitas karet
yang lebih baik.
2. Conditioner Pada Proses Pencelupan Tekstil
Digunakan sebagai bahan kimia pembantu dalam proses
pencelupan atau pewarnaan anti kusut dan anti ciut.
3. Conditioner Pada Proses Penyamakan Kulit
Digunakan dalam proses pembersihan, penghilangan zat kapur
dan pewarnaan kulit.
4. Silase
Untuk pencampuran pada makanan ternak

Pembuatan Asam Formiat


1. Hidrolisis Metil Formiat
Pembuatan asam formiat pada proses ini diperoleh melalui dua
tahap reaksi, yaitu reaksi karbonisasi methanol dan reaksi
hidrolisis metil formiat. Reaksi ini berlangsung secara endotermis
dan asam formiat yang terbentuk bersifat otokatalis (Ziakowski &
Bayne, 1980).
2. Sintesis Langsung Karbon Monoksida dengan Air
Asam formiat pada proses ini diperoleh dengan cara
menghidrolisis gas karbon monoksida secara lansung dengan
menggunakan tembaga klorida sebagai katalis.
3. Proses Formamid
Proses ini diperkenalkan pertama kali oleh Meyer dkk, dengan
cara mereaksikan karbon monoksida dan amonia pada 200oC
dengan tekanan 150-200 atm, kemudian formamid yang
terbentuk direaksikan dengan asam sulfat menghasilkan asam
formiat dan ammonium sulfat.
4. Oksidasi Alkana
Pada proses ini asam formiat yang diperoleh sebagai hasil
samping pada reaksi oksidasi butane dalam proses pembuatan
asam asetat. Asam formiat yang diperoleh sebesar 5 % [w/w], dan
proses ini kurang efektif untuk pembuatan asam formiat secara
besar-besaran.
5. Reaksi Alkali dengan Karbon Monoksida
Proses ini diawali dengan mereaksikan karbon monoksida dengan
natrium hidroksida membentuk natrium asetat, kemudian natrium
asetat yang terbentuk direaksikan dengan asam sulfat
membentuk asam formiat dan garam natrium sulfat. Asam
formiat yang terbentuk mempunyai kapasitas kecil dan garam
natrium sulfat yang terbentuk sebagai produk samping dapat
mengakibatkan kerugian pada proses ini (Ziakowski & Bayne,
1980).
PT. Sintas Kurama Perdana di kawasan industri kujang Cikampek

Triveni Kimia di India

AshChemie di India

Meru chem PVT. LTD di India

Sakhty Sunder Asam Private di India

yonopurnama57.blogspot.com/2011/09/vbehaviorurldefaultvmlo.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Asam_format
http://kimiamolekul.blogspot.com/2012/04/asam-format.html
http://hermawanpradythareturn.wordpress.com/2012/03/22/asamsemut-16/
http://artikelkimia.blogspot.com/2011/01/asam-formiat.html
metana
Sifat-Sifat Metana
Metana merupakan komponen utama gas alam, sekitar 87%
volume. Pada suhu kamar dan tekanan standar , metana adalah
gas tidak berwarna, tidak berbau; bau akrab gas alam seperti
yang digunakan di rumah adalah ukuran keselamatan dicapai
dengan penambahan bau , sering methanethiol atau ethanethiol .
Metana memiliki titik didih -161 C (-257,8 F ) pada tekanan
satu atmosfer . Sebagai gas itu mudah terbakar hanya sedikit
rentang

konsentrasi

(5-15%)

di

udara.

Metana

cair

tidak

membakar kecuali mengalami tekanan tinggi (biasanya 4-5


atmosfer).
Sifat Fisik :
- Rumus molekul : CH4

- Berat molekul : 16 g/mol


- Titik leleh : -182 C
- Titik didih : -162 C
- Densitas : 0.423 g/cm3
- Fase pada 250 C : gas
Sifat Kimia :
- Pada umumnya alkana sukar bereaksi dengan senyawa lainnya.
- Dalam oksigen berlebih, alkana dapat terbakar menghasilkan
kalor,
Karbondioksida dan uap air.
- Jika alkana direaksikan dengan unsur-unsur halogen (F 2, Cl2, Br2,
I2), atom atom H pada alkana akan digantikan oleh atom-atom
halogen.
CH4 + Cl2 CH3Cl + HCl
Sifat lainnya :
Metana sangat mudah terbakar. Campuran dari metana dengan
udara yang eksplosif dalam kisaran 5-15% volume metana.
Metana dapat bereaksi keras atau eksplosif dengan oksidator
kuat, seperti oksigen, halogen atau senyawa interhalogen.
Pada metana konsentrasi tinggi menyebabkan keadaan sesak
nafas bertindak sebagai suatu.
Metana digunakan dalam proses industri kimia dan dapat
diangkut sebagai cairan didinginkan (gas alam cair, atau LNG.
Sementara kebocoran dari wadah cairan didinginkan pada
awalnya lebih berat dari udara karena kepadatan peningkatan gas

dingin, gas pada suhu ambien lebih ringan dari udara. pipa Gas
mendistribusikan sejumlah besar gas alam, metana yang
merupakan komponen utama.
Dalam industri kimia, metana adalah bahan baku pilihan untuk
produksi hidrogen, metanol , asam asetat , dan anhidrida asetat .
Ketika digunakan untuk memproduksi salah satu bahan kimia ini,
metana adalah pertama dikonversi menjadi gas sintesis ,
campuran karbon monoksida dan hidrogen, dengan steam
reforming . Dalam proses ini, metana dan uap bereaksi dengan
nikel katalis pada suhu tinggi (700-1100 C).
Rasio karbon monoksida ke hidrogen dalam gas sintesis kemudian
dapat disesuaikan melalui reaksi gas air pergeseran ke nilai yang
sesuai untuk tujuan yang dimaksudkan.
CO + H

O CO

+H

Kurang signifikan metana yang berasal dari bahan kimia termasuk


asetilena , disiapkan dengan melewati metana melalui busur
listrik , dan chloromethanes ( chloromethane , diklorometana ,
kloroform , dan karbon tetraklorida ), diproduksi oleh metana
bereaksi dengan klorin gas. Namun, penggunaan bahan kimia ini
menurun.

[ kutipan diperlukan ]

mahal kurang

[ rujukan? ],

Asetilen adalah digantikan oleh pengganti

dan penggunaan chloromethanes berkurang

karena masalah kesehatan dan lingkungan.


6.

Industri Pembuat
PT PalmPro
West Sangatta CBM Inc
Pertamina

7.

Daftar Pustaka

http://en.wikipedia.org/wiki/Methane
http://nureka.blog.uns.ac.id/
http://www.korekapigas.com/blog/bagaimana-metana-di-gasalam-adalah-dibentuk/
http://investasi.kontan.co.id/v2/read/industri/59163/Gasmetana-mulai-produksi-kuartal-dua
http://iwannyu.blogspot.com/2010/05/gas-metana-bakalmenggeser-solar.html

benzene
Kegunaan benzena yang terpenting adalah sebagai pelarut dan
sebagai bahan baku pembuatan senyawa-senyawa aromatik
lainnya yang merupakan senyawa turunan benzena. Masingmasing dari senyawa turunan benzena tersebut memiliki
kegunaan yang beragam bagi kehidupan manusia. Berikut ini
beberapa senyawa turunan Benzena dan kegunaannya:
Toluena
Toluena digunakan sebagai pelarut dan sebagai bahan dasar
untuk membuat TNT (trinitotoluena), senyawa yang
digunakan sebagai bahan peledak (dinamit).

Stirena
Stirena digunakan sebagai bahan dasar pembuatan polimer
sintetik polistirena melalui proses polimerisasi. Polistirena

banyak digunakan untuk membuat insolator listrik, boneka,


sol sepatu serta piring dan cangkir.

Anilina
Anilina merupakan bahan dasar untuk pembuatan zat-zat
warna diazo. Anilina dapat diubah menjadi garam diazonium
dengan bantuan asam nitrit dan asam klorida.

Garam diazonium selanjutnya diubah menjadi berbagai macam


zat warna. Salah satu contohnya adalah Red No.2 yang memiliki
struktur sebagai berikut:

Benzaldehida
Benzaldehida digunakan sebagai zat pengawet serta bahan

baku pembuatan parfum karena memiliki bau yang khas.


Benzaldehida dapat berkondensasi dengan asetaldehida
(etanal), untuk menghasilkan sinamaldehida (minyak kayu
manis)

Fenol
Dalam kehidupan sehari-hari fenol dikenal sebagai karbol
atau lisol yang berfungsi sebagai zat disenfektan.

Asam Benzoat dan Turunannya


Terdapat beberapa turunan dari asam benzoat yang tanpa
kita sadari sering kita gunakan, diantaranya adalah:
1. Asam asetil salisilat atau lebih dikenal dengan sebutan
aspirin atau asetosal yang biasa digunakan sebagai obat
penghilang rasa sakit (analgesik) dan penurun panas
(antipiretik). Oleh karena itu aspirin juga digunakan sebagai
obat sakit kepala, sakit gigi, demam dan sakit jantung.
Penggunaan dalam jangka panjang dapat menyebabkan
iritasi lapisan mukosa pada lambung sehingga menimbulkan
sakit maag, gangguan ginjal, alergi, dan asma.

2. Natrium benzoat yang biasa digunakan sebagai pengawet


makanan dalam kaleng.

3. Metil salisilat adalah komponen utama obat gosok atau


minyak angin.

Back...
materi ajar

o Struktur Benzena
o Resonansi Pada Benzena
o Senyawa Turunan Benzena

Anda mungkin juga menyukai