Tugas 1 Akuntansi Biaya - Prasetyo Eko Ramadhani - 043372724

Unduh sebagai pdf atau txt
Unduh sebagai pdf atau txt
Anda di halaman 1dari 4

Nama/NIM : Prasetyo Eko Ramadhani / 043372724

Mata Kuliah : PAJA3336 / Akuntansi Biaya

PT. Elektro merupakan produsen elektronik yang menghasilkan 3 jenis produk radio (jenis radio
X, Y, dan Z) . Ketiga jenis radio tersebut dihasilkan melalui dua departemen, yaitu departemen
spare parts dan departemen asembling. Pada saat ini, biaya produksi tidak langsung
dibebankan kepada produk di kedua depeartemen tersebut masing -masing atas dasar Jam
mesin dan Jan kerja langsung. Jumlah jam mesin di departemen spare parts adalah 10.000
Jam dan 5.500 jam kerja langsung di departemen asembling. Selama tahun 2002 diperkirakan
volume produksi dan jam yang dikonsumsi di departemen tersebut adalah Sbb:

Jenis Radio Volume Dept. Spare parts Dept. Asembling


X 25.000 Unit 2.500 Jam 1.500 Jam
Y 12.500 Unit 3.200 Jam 1.700 Jam
Z 7.500 Unit 4.300 Jam 2.300 Jam
Jumlah 45.000 Unit 10.000 Jam 5.500 Jam

Anggaran Biaya overhead untuk tahun 2002 masing-masing Rp. 55 Juta, baik untuk
departemen Spare parts maupun Assembling. Data aktivitas lainnya adalah sebagai berikut:

Biaya
Jenis Radio
Aktivitas Pemicu Biaya
(Rp) X Y Z
Set-ups 30.000.000,- No. of set up 20 40 60
Machining 38.000.000,- Machine hour 2.000 3.000 4.000
Raw materials
12.000.000,- Material requisition 20 30 40
handling
Packing 30.000.000,- Orders packed 200 350 300

Diminta:
1. Biaya overhead per unit menurut sistem konvensional maupun sistem ABC?!
2. Berikan argumentasi atas ke dua perhitungan tersebut?!
3. pabila mekanisme sistem target costing dalam kasus ini akan diterapkan, faktor apa
saja dan bagaimana pertimbangan saudara atas activity yang digunakan untuk
menghasilkan spare parts tersebut?! Jelaskan berikut contoh.
Jawab:
Soal 1
A. Sistem konvensional

Produk
Departement Perhitungan
X Y Z Total
X (2.500/10.000) x 55jt
13.750.000
Dept. Spare
parts (Jam Y (3.200/10.000) x 55jt
17.600.000 55.000.000
Mesin)
Z (4.300/10.000) x 55jt
23.650.000
X (1.500/5.500) x 55jt
Dept. 15.000.000
Asembling
Y (1.700/5.500) x 55jt
(Jam Tenaga 17.000.000 55.000.000
Kerja)
Z (2.300/5.500) x 55jt
23.000.000

Total Biaya overhead 28.750.000 34.600.000 46.650.000 110.000.000

Unit Produksi (unit) 25.000 12.500 7.500

Biaya overhead per unit 1.150 2.768 6.220


B. Sistem ABC (Activity Based Costing System)

Produk
Aktivitas Perhitungan
X Y Z Total

X (20/120) x 30jt 5.000.000


Set-ups
Y (40/120) x 30jt 10.000.000

Z (60/120) x 30jt 15.000.000 30.000.000

X (2000/9000) x 38jt 8.444.444


Machining
Y (3000/9000) x 38jt 12.666.667

Z (4000/9000) x 38jt 16.888.889 38.000.000

X (20/90) x 12jt 2.666.667


Raw materials
handling Y (30/90) x 12jt 4.000.000

Z (40/90) x 12jt 5.333.333 12.000.000

X (200/850) x 30jt 7.058.824


Packing
Y (350/850) x 30jt 12.352.941

Z (300/850) x 30jt 10.588.235 30.000.000

Total Biaya overhead 23.169.935 39.019.608 47.810.457 110.000.000

Unit Produksi (unit) 25.000 12.500 7.500

Biaya overhead per unit 927 3.122 6.375


Soal 2

Produk
Departement Perhitungan Jumlah
X Y Z
Total Biaya overhead 28.750.000 34.600.000 46.650.000 110.000.000
Sistem Unit Produksi (unit) 25.000 12.500 7.500
Konvesional Biaya overhead per
unit 1.150 2.768 6.220
Total Biaya overhead 23.169.935 39.019.608 47.810.457 110.000.000
Sistem ABC Unit Produksi (unit) 25.000 12.500 7.500
Biaya overhead per
unit 927 3.122 6.375

Soal 3
Target biaya atau target costing suatu produk adalah harga jual produk yang diharapkan
dikurangi laba yang diinginkan dari penjualannya. Dengan kata lain, biaya target benar -benar
merupakan ukuran seberapa rendah biaya yang diperlukan untuk mendapatkan keu ntungan
tertentu. Dalam sistem produksi pesanan kerja atau pabrikan pesanan pekerjaan, perusahaan
memproduksi produk khusus secara terbatas. Proses ini dimulai ketika pelanggan atau klien
membawa pesanan khusus ke produsen. Sebagai contoh, ambil manufaktur gitar misalnya.
Seorang gitaris datang ke Gibson Guitar Company dan ingin Gibson menjadikannya gitar yang
sepenuhnya sesuai pesanan. Gibson akan melihat pesanan dan menentukan terlebih dahulu
apakah mereka dapat memproduksinya. Jika Gibson memutuskan mere ka dapat membuat gitar
kustom, mereka kemudian harus menetapkan harga jual. Untuk menentukan harga jual yang
tepat, Gibson harus melihat target biaya. Gibson harus melihat pada berapa banyak biaya untuk
memproduksi gitar ini dan berapa banyak yang bisa dijual untuk gitar. Kemudian Gibson dapat
mengetahui berapa banyak laba yang akan dihasilkan dari penjualan. Ini rumus biaya target yang
sederhana.

Referensi : https://pengertianartidefinisidari.blogspot.com/2019/02/pengertian-target-costing-
dan-prinsipnya.html

Anda mungkin juga menyukai