TT2 - Idha Triani - 859679478
TT2 - Idha Triani - 859679478
TT2 - Idha Triani - 859679478
KE-2
PDGK4104/ PERSPEKTIF PENDIDIKAN SD
PROGRAM STUDI S1 PGSD
a. Prinsip Relevansi
Relevansi merupakan prinsip kurikulum yang harus memperhatikan aspek internal
dan eksternal. Secara internal, kurikulum memiliki relevansi antara komponen
kurikulum yaitu tujuan, bahan, strategi, organisasi, dan evaluasi. Sedangkan secara
eksternal komponen itu memiliki relevansi dengan tuntutan sains dan teknologi,
tuntutan dan potensi siswa, serta tuntutan dan kebutuhan pengembangan masyarakat.
Maka dalam membuat kurikulum harus memperhatikan kebutuhan lingkungan
masyarakat dan siswa di sekitarnya, sehingga nantinya akan bermanfaat bagi siswa
untuk berkompetisi di dunia kerja yang akan datang.
b. Prinsip fleksibilitas
Pengembangan kurikulum mengikuti perkembangan waktu atau zaman maka sangat
dibutuhkan penyesuaian berdasarkan situasi dan kondisi tempat dan waktu yang
selalu berkembang tersebut, serta kemampuan dan latar belakang siswa.
Prinsip fleksibilitas dalam implementasinya dimungkinkan untuk menyesuaikan
berdasarkan kondisi regional, waktu dan kemampuan serta latar belakang anak.
Kurikulum ini mempersiapkan anak-anak untuk saat ini dan masa depan. Kurikulum
tetap fleksibel di mana saja, bahkan untuk anak-anak yang memiliki latar belakang
dan kemampuan yang berbeda, pengembangan kurikulum masih bisa dilakukan.
Kurikulum harus menyediakan ruang untuk memberikan kebebasan bagi pendidik
untuk mengembangkan program pembelajaran. Pendidik dalam hal ini memiliki
kewenangan dalam mengembangkan kurikulum yang sesuai dengan minat,
kebutuhan siswa dan kebutuhan bidang lingkungan.
c. Prinsip Efektifitas
Melalui penerapan prinsip efektifitas kurikulum yang dirancang diharapkan dapat
dilaksanakan dan mencapai tujuan yang tepat.
d. Prinsip Efisiensi
Prinsip ini diharapkan kurikulum yang dirancang dapat dilakukan dengan lancar dan
optimal, dengan memperhatikan berbagai factor pendukung dan penghambat
penghambat pengelolaan pelaksanaan atau implementasi kurikulum disekolah
sehingga kurikulum dapat diimplementasikan dengan lancar dan optimal.
e. Prinsip Berkesinambungan
Prinsip ini menerapkan perkembangan dan proses belajar anak yang
berkesinambungan antara satu tingkat kelas dengan kelas berikutnya, antara satu
jenjang pendidikan dengan jenjang pendidikan lainnya.
Jawab :
Karena setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda sehingga kurikulum KTSP
yang bersifat desentralistik dapat memudahkan guru mengembangkan kurikulum sesuai
dengan minat dan bakat peserta didiknya sesuai dengan karakteristik dan perbedaan
daerahnya. Sehingga peserta didik mampu mengimplementasikan kurikulum KTP dan
tercapainya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.
Jawab :
Karena kompetensi dasar merupakan tujuan, keberhasilan atau penguasaan peserta didik
terhadap pengetahuan, perilaku, keterampilan, dan sikap setelah mendapatkan materi
pembelajaran pada jenjang pendidikan tertentu yang harus dicapai oleh peserta didik
berdasarkan karakteristiknya, dengan adanya kopetensi dasar guru dapat mencari teknik
pembelajaran supaya dapat mencapai keberhasilan tersebut.
Jawab :
Pada dasarnya prinsip pengembangan kurikulum sangatlah penting bagi perkembangan
potensial perkembangan anak, menurut saya prinsip – prinsip pengembangan kurikulum
sudah ada yang terimplemntasikan dengan baik walaupun memang masih ada beberapa
kekurangan. Pemerintah sudah berusaha dengan baik untuk mengembangkan kurikulum
yang diterapkan di pendidikan Indonesia, dengan melakukan perubahan kurikulum sesuai
dengan perkembangan zaman, berusaha memberikan pedoman yang sesuai, relevan,
efisien dan efektif untuk perkembangan potensial peserta didik.
5. Jelaskan kegiatan-kegiatan apa saja yang dapat meningkatkan profesionalitas guru dan
manfaatnya.
Jawab :
Adapun kegiatan yang dapat meningkatkan profesionalitas guru adalah sebagai berikut :
1. Aktif melakukan penelitian atau membuat karya ilmiah
Karya tulis ilmiah merupakan salah satu penunjang dalam meningkatkan kualitas guru
yang berkompeten dalam bidangnya. Dengan selalu melakukan penelitian guru akan
lebih memilki daya pikir dan analisis yang baik. Kemampuan tersebut dapat
dimanfaatkan untuk mengajar siswa yang memiliki daya nalar dan keinginan yang
lebih dalam terhadap sesuatu hal.